CSR Pertamina RU V Hadirkan Lingkungan Hijau dan Produktif di Baru Ilir

$rows[judul]

bidiktimes.com, BALIKPAPAN – Jajaran Staff Communication & Relation PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU V Balikpapan bersama Lurah dan Staf Kelurahan Baru Ilir mengunjungi kawasan Kampung Hidroponik di RT 12, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, Rabu (4/11/2026) pukul 13.00 WITA.


Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung realisasi sekaligus dampak program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina RU V Balikpapan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Melalui kunjungan ini, rombongan ingin melihat sejauh mana program pembinaan dan dukungan infrastruktur yang diberikan Pertamina mampu mendorong perubahan kawasan permukiman di Baru Ilir menjadi lingkungan hijau yang produktif serta memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.

Ketua Kelompok Hidroponik RT 12 Baru Ilir, Siti Suryani, mengatakan manfaat program CSR Pertamina telah dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya warga di lingkungan RT 12 Kelurahan Baru Ilir.

"Manfaat yang paling nyata bagi kami, kegiatan CSR dari Pertamina ini sangat dirasakan, khususnya oleh warga di lingkungan RT 12 Kelurahan Baru Ilir," ujar Siti Suryani di sela-sela kegiatan.

Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat terus memperkuat sinergi antara perusahaan dan masyarakat, sehingga program yang telah berjalan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Pola pemberdayaan tersebut memang dirancang agar program CSR tidak hanya sebatas memberikan bantuan sesaat, tetapi juga mampu membangun kemandirian masyarakat.

Staf Communication & Relation Pertamina RU V Balikpapan, Zakiyah, menjelaskan bahwa pelaksanaan program CSR perusahaan mengacu pada standar internasional ISO 26000 tentang Social Responsibility, prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

"Secara filosofis, pendekatan CSR kami diarahkan untuk melampaui kegiatan karitatif atau sekadar pemberian bantuan semata. Sebaliknya, kami bergerak menuju pengembangan kapasitas masyarakat (community development) agar warga dapat mandiri secara ekonomi dan sosial," ungkap Zakiyah.

Ia menambahkan, pelaksanaan program CSR Pertamina di lapangan berpedoman pada empat pilar utama. Namun, rincian keempat pilar tersebut belum disampaikan dalam keterangan yang tersedia.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara Pertamina, insan pers, dan masyarakat diharapkan tidak hanya menghasilkan publikasi yang informatif mengenai pelaksanaan program CSR, tetapi juga memperkuat keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan ekonomi produktif di Kota Balikpapan. (Dn)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)