Keterangan Gambar : Ketua KBBKT Kota Balikpapan, Dr. H. Rendy Ismail, SE, SH MH (kanan) didampingi Sekretaris KBBKT M. Saefullah, Minggu (4/10/26)

Pembubaran tersebut menjadi bagian dari rangkaian setelah pelaksanaan Musda KBBKT Kota Balikpapan yang digelar pada 27 September 2026. Dalam Musda tersebut, Dr. H. Rendy Ismail, SE, SH, MH, ditetapkan sebagai Ketua KBBKT Kota Balikpapan untuk kepengurusan periode 2026 - 2031.
Dalam sambutannya, Rendy menyampaikan bahwa setelah kepengurusan baru terbentuk, KBBKT Kota Balikpapan akan melakukan konsolidasi dengan berbagai elemen masyarakat. Konsolidasi tersebut, kata dia, akan dilakukan secara persuasif maupun melalui jalur organisasi.
Menurut Rendy, langkah tersebut penting untuk memperkuat keberadaan organisasi sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan Kota Balikpapan.
“Ke depan kita akan melakukan konsolidasi dengan semua elemen, baik secara persuasif maupun melalui keorganisasian. Harapannya, KBBKT bisa memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kemajuan organisasi dan pembangunan di Kota Balikpapan,” ujarnya.
Rendy juga mengajak seluruh pengurus dan anggota KBBKT untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan organisasi. Ia berharap anggota tidak hanya menjadi bagian dari struktur kepengurusan, tetapi juga ikut terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, pelestarian budaya Banjar menjadi salah satu perhatian dalam kepengurusan yang dipimpinnya. Menurut Rendy, budaya Banjar merupakan bagian dari kekayaan budaya yang perlu terus dijaga dan dilestarikan, khususnya di tengah kehidupan masyarakat Kalimantan.
Ia menilai keberadaan paguyuban tidak hanya menjadi wadah silaturahmi warga Banjar, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mengembangkan berbagai kegiatan sosial, budaya, serta pemberdayaan masyarakat.
Rendy yang sebelumnya menjadi salah satu kandidat dalam pelaksanaan Musda KBBKT tersebut mengatakan, pelaksanaan musda merupakan bagian dari tradisi organisasi dan paguyuban dalam menentukan arah kepengurusan ke depan.
“Musda merupakan tradisi yang selalu dilaksanakan dalam organisasi paguyuban. Setelah kepengurusan terbentuk, tentu kita berharap ada inovasi dan kemajuan bagi organisasi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rendy juga menyampaikan keterbukaannya kepada seluruh anggota KBBKT untuk ikut mengambil peran dalam berbagai bidang. Termasuk membuka ruang bagi anggota yang memiliki kapasitas untuk turut berkontribusi dalam pemerintahan maupun pembangunan daerah.
Ia menaruh harapan besar terhadap kepengurusan baru KBBKT Kota Balikpapan agar mampu membesarkan organisasi sekaligus menjaga hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat.
Acara pembubaran panitia Musda tersebut turut dihadiri jajaran pengurus dan anggota KBBKT Kota Balikpapan, sejumlah organisasi bubuhan Banjar, serta organisasi kemasyarakatan Gardasikat Balikpapan.
Dengan berakhirnya tugas kepanitiaan Musda, kepengurusan baru KBBKT Kota Balikpapan diharapkan dapat segera menjalankan agenda organisasi dan membangun konsolidasi dengan seluruh anggota serta berbagai elemen masyarakat di Kota Balikpapan.(mn)
Tulis Komentar