LPTQ Balikpapan Barat Gelar STQ 2026, Saring Peserta Terbaik untuk Naik ke Tingkat Kota

$rows[judul] Keterangan Gambar : Camat Balikpapan Barat, H. Erwin Dahri, S.E.,

bidiktimes.com, BALIKPAPAN — Persaingan menuju Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kota Balikpapan mulai memanas. Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kecamatan Balikpapan Barat menggelar Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) tingkat kecamatan untuk menjaring peserta terbaik yang akan memperkuat kontingen Balikpapan Barat.


Keterangan Gambar : Ketua panitia Andi Apriyanto

Seleksi tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Balikpapan Barat, Sabtu (26/9/2026), dengan diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah di Kecamatan Balikpapan Barat.

Ketua LPTQ Kecamatan Balikpapan Barat, Andi Apriyanto, mengatakan STQ menjadi tahapan penting sebelum para peserta diberangkatkan untuk berkompetisi pada MTQ tingkat Kota Balikpapan.

“Sebanyak 54 peserta mengikuti seleksi ini. Nantinya akan dipilih 30 peserta terbaik dari berbagai cabang untuk menjadi bagian dari kontingen Kecamatan Balikpapan Barat,” ujarnya.


Proses seleksi dilakukan dengan melibatkan tim juri untuk menilai kemampuan peserta sesuai cabang yang diikuti. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, STQ juga menjadi ruang untuk melihat sekaligus memetakan potensi qari dan qariah yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Para peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan dipersiapkan untuk menghadapi MTQ tingkat Kota Balikpapan yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Kecamatan Balikpapan Selatan akan menjadi tuan rumah dalam perhelatan tersebut.

Camat Balikpapan Barat, H. Erwin Dahri, S.E., memberikan perhatian terhadap proses seleksi tersebut. Ia berharap peserta yang terpilih nantinya tidak sekadar menjadi wakil kecamatan, tetapi mampu menunjukkan kemampuan terbaik ketika berhadapan dengan peserta dari kecamatan lain.

“Kami berharap para peserta yang lolos seleksi dapat tampil maksimal dan membawa nama baik Kecamatan Balikpapan Barat pada MTQ tingkat Kota Balikpapan,” kata Erwin.

Menurutnya, keberadaan STQ juga memiliki arti penting dalam pembinaan generasi muda. Kompetisi tersebut tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan keagamaan di tingkat kecamatan.

LPTQ Balikpapan Barat pun menargetkan proses seleksi ini menjadi pintu awal untuk menemukan bibit-bibit potensial yang dapat terus dibina secara berkelanjutan.

Dengan 30 peserta terbaik yang nantinya dipilih dari 54 peserta, Balikpapan Barat kini mulai menyiapkan kekuatan untuk menghadapi persaingan MTQ tingkat kota. Targetnya jelas, mempertahankan tradisi prestasi sekaligus membawa nama Balikpapan Barat kembali diperhitungkan di panggung MTQ Kota Balikpapan. (sah)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)